Boling Indonesia ke Kejuaraan Dunia dengan Biaya Sendiri

Bookmark and Share


JAKARTA, KOMPAS.com - Tim nasional boling Indonesia akan mengikuti Kejuaraan Dunia di Las Vegas, Amerika Serikat, pada 20-30 Agustus 2013. Biaya memberangkatkan enam atlet putra dan enam atlet putri plus pelatih asal Kanada, Syd Allen, diusahakan sendiri oleh Ketua PB Persatuan Boling Indonesia, Oky Harwanto beserta pengurus PBI.

"Ini kesempatan kita bisa bertanding di level dunia. Atlet-atlet kita potensial dan jagoan di Asia. Kesempatan untuk menaikkan level. Soal dana, ya kami usahakan sendiri. Sulit kalau menggantungkan pada pemerintah," tutur Oky Harwanto yang didampingi Wakil Ketum PB PBI, Isra Tahir, Kamis (15/8) di Jakarta.

Enam peboling putri yang berangkat ke Las Vegas adalah Tannya Roumimper, Putty Armein, Sharon Limansantoso, Ivana Hie, Alisha Nabila, dan Puteri Astari. Adapun enam peboling putra adalah Ryan Lalisang, Hardy Rachmadian, Yeri Ramadona, Rangga Yudhira, Adhiguna Widiantoro, dan Diwan Rezaldy.

Ke-12 peboling Indonesia itu telah melanglang buana mengikuti sejumlah kompetisi di luar negeri, baik level Asia Tenggara maupun Asia. Beberapa di antaranya merupakan peboling senior, yakni Ryan, Putty, dan Sharon. Ryan pernah menyumbangkan medali emas di Asian Games 2006 di Doha, Qatar.

Menurut Isra, para peboling akan mengikuti nomor pertandingan single sebanyak enam games, lalu double (12 games), trio (18 games), tim lima (30 games), lantas nomor Master dan All Events. "Pasangan-pasangan untuk double, trio, dan tim lima, ditentukan oleh pelatih. Sudah dilatih, namun bisa berganti, melihat situasi," kata Isra.

Menurut Isra, lawan terberat di bagian putra adalah para peboling profesional dari Amerika Serikat, Finlandia, Swedia, Korea, hingga Malaysia dan negara-negara di jazirah Arab seperti Qatar dan Uni Emirat Arab. Adapun pesaing terberat di bagian putri meliputi AS, Korsel, Singapura, Swedia, dan Malaysia.

"Targetnya, kita dapat medali, karena Indonesia belum pernah mendapat medali di kejuaraan dunia. Secara persaingan tentu berat di semua nomor. Namun saya melihat masih ada peluang di single putri yaitu Tannya. Semoga Tannya bisa mencuri di nomor ini," papar Oky.

Editor : Pipit Puspita Rini


http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/08/16/1018587/Boling.Indonesia.ke.Kejuaraan.Dunia.dengan.Biaya.Sendiri



{ 0 comments... Views All / Send Comment! }

Post a Comment